Lima Kunci Meraih Kesuksesan Dunia & Akhirat








Ada lima kekuatan ajaib dalam kehidupan ini yang dapat mengantarkan ummat Islam pada kesuksesan dunia dan kesuksesan akhirat. Lima hal yang terlupakan, yang sebenarnya sudah ada rumusnya dalam ajaran agama Islam. Kelima rumus tersebur adalah Syukur, Ikhlas, Sabar, Istiqomah, dan Khusnuzan.Jika lima ajaran ini dapat dipraktekan dengan benar, maka pintu kesuksesan dan kebahagiaan akan terbuka.
Pertama, Syukur.
Bersyukur adalah sebuah perbuatan yang patut untuk kita lakukan, karena di dalam rasa bersyukur, kita menghargai dan menghormati Kebesaran Tuhan yang sudah diberikan pada masing-masing kita semua.
Bersyukur tidak mudah untuk dilakukan, karena penilaian yang bisa diberikan bukan dari perbuatan dan perkataan kita saja, tapi Tuhan bisa melihat dalam Hati Kita yang sesungguhnya. Segala cobaan hidup yang terus mengguncang keadaan kita, membuat kita tidak bisa memberikan rasa syukur yang sepenuhnya.
Agar mudah bersyukur kita harus melihat ke bawah untuk urusan duniawi, selalu mengingat nikmat Allah yang diberikan dan selalu mengucap Alhamdulillah. Godaan terbesar bersyukur adalah manusia kerap kali mengeluh, maka kita harus berhenti mengeluh.
Kedua, Ikhlas.
Ikhlas ialah, menghendaki keridhaan Allah dalam suatu amal, membersihkannya dari segala individu maupun duniawi. Tidak ada yang melatarbelakangi suatu amal, kecuali karena Allah dan demi hari akhirat.
Ketiga, Sabar.
Kehidupan manusia di dunia ini tidak akan terlepas dari dua hal, yaitu nikmat dan musibah. Begitu banyaknya nikmat yang diberikan oleh Allah, namun terkadang datang musibah yang berupa kesusahan dan kesedihan dan kedua hal ini (nikmat dan musibah) membutuhkan kesabaran dalam menerima dan menyikapinya. Sabar merupakah salah satu pilar kebahagiaan bagi seseorang yang akan memberikan ketenangan dan ketentraman di dalam jiwa manusia.
Keempat, Istiqomah.
Istiqomah ialah mereka yang betul-betul yakin kebenaran agama islam, dengan tidak menukar dengan kepercayaan lain.
Allah swt. Berfirman : ”Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan:”Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka (beristiqamah) meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: ”Janganlah kamu takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS Fushshilat:30)
Kelima, Khusnuzan.
Khusnuzan ialah berbaik sangka yang dapat diwujudkan melalui perilaku yakni ucapan dan perbuatan. Khusnuzan ada tiga yaitu, berbaik sangka terhadap Allah SWT, berbaik sangka terhadap diri sendiri dan berbaik sangka terhadap orang lain.