Kepanikan tidak dapat dihindari. Banyak penumpang mengenakan pelampung dan sebagian terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri sambil menunggu bantuan datang. Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan sebelum tim SAR gabungan dan unsur TNI AL tiba untuk melakukan evakuasi.
Hingga proses evakuasi berlangsung, sedikitnya lima orang dinyatakan meninggal dunia, lebih dari 220 penumpang berhasil diselamatkan, sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian. Proses pencarian terus dilakukan meski terkendala kondisi gelombang laut dan cuaca di lokasi kejadian.
Tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, KSOP, dan instansi terkait masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kebakaran untuk memastikan seluruh korban berhasil ditemukan. Pemerintah juga mengimbau keluarga penumpang agar memperoleh informasi resmi melalui posko yang telah disediakan.
Peristiwa kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya peningkatan standar keselamatan pelayaran di Indonesia, termasuk pemeriksaan kendaraan sebelum naik kapal, sistem deteksi kebakaran, serta kesiapsiagaan awak kapal dalam menghadapi situasi darurat.
Penyelidikan mengenai penyebab kebakaran masih berlangsung. Otoritas berwenang berjanji akan mengungkap penyebab pasti insiden tersebut setelah proses investigasi selesai.

